Dampak Teknologi Dalam Pengembangan Nilai Agama dan Moral Pada Anak Usia Dini

Selama ini istilah teknologi sudah pasti sering Anda dengarkan dan bahkan Anda juga ikut menggunakan produk teknologi. Namun, tahukah Anda apa yang dimaksud dengan teknologi dan bagaimana dampaknya khususnya dalam perkembangan nilai agama dan moral pada anak usia dini.

Berikut akan dijelaskan mengenai teknologi dan dampak yang harus diwaspadai oleh para orang tua;

#1 Definisi Teknologi

Teknologi merupakan hasil produk yang berupa sebuah sarana dan prasarana yang menyediakan sebuah barang atau komponen yang diperlukan untuk kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia dan merupakan hasil dari perkembangan zaman yang semakin modern.

Teknologi memang memiliki dampak yang cukup signifikan terhadap kehidupan manusia. Dampak-dampak teknologi tersebut mungkin sudah tidak asing lagi bagi Anda. Mengingat bahwa Anda juga merasakan manfaatnya diberikan oleh teknologi.

#2 Perkembangan Teknologi

Istilah teknologi untuk pertama kalinya muncul pada abad ke-17. Kemudian pada abad ke-20, istilah teknologi berkembang cukup pesat mengenai ide, cara maupun prosesnya.

Awalnya, teknologi hanya terbatas pada benda-benda yang berwujud seperti peralatan atau mesin-mesin yang biasa kita lihat. Namun karena perkembangan tersebut cukup signifikan, maka penggunaan istilah teknologi bukan hanya terbatas pada mesin saja.

Sampai saat ini, manusia sangat bergantung pada teknologi dan bahkan menjadikannya sebagai salah satu kebutuhan dasar atau kebutuhan mutlak yang wajib untuk dipenuhi.

Dampak teknologi terbesar adalah untuk mempermudah dan mempercepat pekerjaan manusia. Penggunaan teknologi yang cukup besar juga dipengaruhi oleh adanya pemikiran bahwa kemajuan suatu negara didasarkan oleh seberapa besar atau seberapa jauh ilmu pengetahuan dan teknologi dikuasai oleh masyarakat di negara tersebut.

Seperti yang kita ketahui bahwa jika di negara tersebut memiliki ilmu pengetahuan dan teknologi yang mumpuni, maka suatu negara bisa dengan mudah untuk maju dan berkembang dengan pesatnya.

Baca Juga: 6 Manfaat Pentingnya Melatih Fisik Motorik Anak Usia Dini

#3 Dampak Teknologi Bagi Pengembangan Nilai Agama dan Moral Pada Anak Usia Dini

Tahukah Anda bahwa teknologi juga memiliki dampak negatif terhadap pengembangan nilai agama dan moral, khususnya bagi para generasi penerus bangsa seperti anak-anak dan remaja.

Salah satu jenis teknologi yang memang memiliki dampak negatif kepada anak kecil ataupun remaja adalah gadget.

Secara umum, dampak teknologi ini memang bukan hanya berfokus kepada perkembangan nilai moral dan nilai agamanya saja, tetapi juga berdampak pada perkembangan aspek kognitif, aspek fisik dan motorik, aspek sosial, emosional serta aspek perkembangan bahasanya juga.

Dari sekian banyak perkembangan aspek yang ikut terdampak tersebut perlu disadari bahwa perkembangan dalam hal nilai agama dan moral tersebut yang harus perlu sangat diperhatikan.

Beberapa contoh dampak negatif dari teknologi seperti kurang sopan, berbicara kasar, susah di atur, tidak mendengarkan nasehat orang tua, melanggar perintah agama, tidak mau belajar agama, kurang berinteraksi sosial dengan lingkungan sekitar, membuat anak lebih malas dan lain sebagainya.

Dampak negatif dalam hal perkembangan nilai agama dan moral ini memang tak semua dialami oleh anak-anak. Pasalnya hal tersebut tergantung bagaimana penggunaan teknologi tersebut berlangsung. Apakah digunakan dan diarahkan untuk hal-hal yang positif atau bahkan diarahkan pada hal-hal yang kurang baik.

Secara umum dampak negatif yang ditimbulkan dari gadget dikarenakan penggunaannya yang memang tidak diawasi oleh orang tua. Sehingga menyebabkan anak-anak dapat dengan mudah mengakses situs-situs yang memang tidak seharusnya dilihat, seperti situs pornografi dan sejenisnya.

Ditambah oleh rasa penasaran dan coba-coba yang biasanya ada pada diri anak. Sehingga hal tersebut bisa berakibat fatal pada kerusakan moral akhlak atau nilai-nilai agama yang dianutnya.

Agar dampak negatif yang sudah disebutkan di atas tidak terjadi pada anak, orang tua perlu memberikan pengaturan dan pengawasan penggunaan gadget secara disiplin dan terukur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *