Ketahui Cara Menanamkan Nilai Agama dan Moral untuk Anak Usia Dini

Ketahui Cara Menanamkan Nilai Agama dan Moral untuk Anak Usia Dini – Anak kecil akan selalu mengikuti bagaimana orang tuanya bersikap, karena itu memberikan contoh yang baik kepada mereka merupakan hal yang wajib untuk dilakukan. Ada banyak perilaku baik yang bisa diajarkan kepada anak, dari perilaku baik sesuai agama atau moral yang dipakai di masyarakat.

Karena masih anak-anak, tentu perlu cara tersendiri agar mereka mau mendengarkan dan melakukan nasehat yang orang tua berikan. Ada beberapa cara mudah, dimana anak dan orang tua bisa saling belajar sambil bermain. Dengan memanfaatkan momen tersebut, bukan hal yang sulit untuk memberikan contoh dan nasehat kepada anak.

Berikut merupakan cara menanamkan nilai agama dan moral untuk anak usia dini, selain mudah dilakukan, cara berikut juga bisa dipakai dalam jangka waktu yang lama untuk menasehati anak.

#1 Berikan Contoh kepada Anak

Langkah pertama adalah memberikan contoh terlebih dahulu kepada anak, sebab keluarga merupakan tempat pertama anak belajar. Anda bisa memberi contoh untuk berbicara secara perlahan, menggunakan bahasa yang halus dan sopan, serta tidak mengucapkan kata-kata yang kotor.

Anak akan lebih mudah menuruti nasehat yang diberikan oleh orang tua, jika orang tua memberikan contoh terlebih dahulu. Ini bisa menjadi tempat yang tepat untuk membangun kebiasaan yang baik untuk anak. Secara perlahan, anak akan mengadopsi nasehat dan kebiasaan yang dilakukan oleh orang tua.

#2 Mulai dari Kebiasaan yang Sederhana

Jika Anda memberikan teladan secara sekaligus, anak biasanya akan sulit mengubah kebiasaan yang sudah mengakar. Karena itu, mulai dari kebiasaan yang mudah terlebih dahulu, misalnya mencuci piring sendiri setelah makan.

Anda juga bisa memberikan contoh membaca doa sebelum dan sesudah makan, yang merupakan kebiasaan sederhana. Cara menanamkan nilai agama dan moral ini direkomendasikan oleh banyak pakar anak, sebab kebiasaan yang sederhana jika dilakukan secara beruntun bisa menarik kebisaan baik lainnya.

#3 Menyampaikan Nasehat dengan Cara yang Menyenangkan

Hati anak tidak bisa stabil sebagaimana orang dewasa, karena itu memberikan saran dan nasehat untuk anak sebaiknya dilakukan dengan cara yang menyenangkan. Misalnya dengan membacakan cerita sebelum tidur, menceritakan kisah yang memiliki amanat baik, serta menghibur anak jika mereka sedang sedih dengan nasehat.

Anda juga bisa menyelipkan nasehat ketika anak beraktifitas, misalnya dengan memberikan mainan, buku, maupun lagu yang mencerminkan kebiasaan baik. Selain bisa menghibur anak ketika hatinya sedang sedih atau kesal, ia juga bisa tertanam menjadi kebiasaan yang baik.

#4 Ajak Anak untuk Bersosialisasi dengan Lingkungan yang Baik

Selain keluarga, lingkungan juga menjadi tempat belajar anak, karena itu perlu untuk membuat lingkungan pertemanan yang mendukung. Sebaiknya hindarkan anak dengan teman yang memiliki tabiat kurang baik, dan ajak anak ke tempat yang memiliki kebiasaan baik.

Cara menanamkan nilai agama dan moral untuk anak misalnya dengan mengajak anak bermain bersama dengan teman sepermainan yang sepantaran. Akan lebih baik jika memberikan ruang untuk belajar bersama secara bergantian di rumah teman, dengan begitu orang tua bisa memantau perkembangan dan sosialisasi yang dilakukan oleh anak.

#5 Jangan Paksa Anak untuk Melakukan Sesuatu

Ketika anak tidak melakukan nasehat yang Anda berikan, biasanya Anda akan kesal. Jika anak agak sulit menerima kebiasaan dan nasehat yang Anda berikan, atau masih enggan melakukan kebiasaan yang Anda praktekkan, jangan menyerah dan kesal.

Bisa jadi anak sedang mengalami hari atau mood yang buruk, sehingga ia tidak bersikap seperti biasanya. Pahami kondisi tersebut dan cobalah untuk menasehatinya secara perlahan, misalnya jika anak tidak mau membereskan kamar tidurnya, berikan nasehat secara lembut dan bantu anak untuk membereskan tempat tidurnya.

Menjadi panduan untuk anak tentu bukan hal yang mudah, karena itu selalu praktekkan sikap dan kebiasaan baik. Tidak hanya ketika Anda berada di depan anak, namun juga dalam kehidupan sehari-hari. Itulah beberapa cara menanamkan nilai agama dan moral yang tepat, khususnya untuk anak usia dini. Jika anak diarahkan sejak dini untuk berperilaku baik, tentu hal tersebut akan menjadi kebiasaan ketika ia dewasa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *